Berita Hari Ini : Grup Wanita Pertama Dari Timur Tengah Bersaing Di Laga E-Sport


(Newsteen) -  Saat ini esports menjadi permainan yang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir dengan proyeksi global senilai $ 1 miliar.

Dan kemampuan menarik 495 juta penonton pada 2020.

Tetapi keterlibatan wanita di industri tersebut masih kecil yakni sekitar 30%

Ini ditandai dengan tidak adanya pesaing wanita dalam 100 besar finalis Piala Dunia Fortnite tahun lalu untuk memperebutkan hadiah uang senilai $ 30 juta atau seyara dengan 492 Milyar rupiah.

Final Piala Dunia keempat baru-baru ini berakhir di Dubai, menguji keterampilan mereka di permainan "League of Legends" dan "Counterstrike: Global Offensive" dengan hadiah uang sebesar $ 100.000 atau setara dengan satu milyar lebih.

Acara ini menarik sekitar 20 juta pengunjung secara online.

Sebagai negara tuan rumah, Uni Emirat Arab berhak mengajukan sebuah tim.

Pada saat itu, kelompok penyelenggara lokal Galaxy Racer Esports dan mitra pemerintah mengadakan uji coba untuk membentuk "tim olahraga perempuan pertama di Timur Tengah."

Tim tersebut dinamakan "Galaxy Racer" yang  dibentuk dari lima talenta muda mulai dari usia 17 hingga 24, masing-masing memiliki karakter permainan khas mereka sendiri diantaranya adalah; Madha Naz alias "Madi XO," Arwa Hameed alias "Sylvari Flames," Reem Faisal alias "Dosa," Fatima Said alias "Rose," dan Amna Raad Alameri alias "iMoki."

Komentar