Berita Hari Ini : Mahasiswa UGM Dapat Ancaman Pembunuhan Karena Diskusi Soal Tata Negara Pemberhentian Presiden


(Newsteen) - Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (UGM) membatalkan diskusi online yang membahas tentang mekanisme konstitusional pemberhentian presiden dari jabatannya.

Pembatalan ini ditetapkan setelah mahasiswa dan profesor mendapat ancaman pembunuhan dan bentuk intimidasi lainnya.

Kelompok Mahasiswa Fakultas Hukum UGM, Constitutional Law Society (CLS) menegaskan diskusi virtual bertajuk "Meluruskan Persoalan Pemberhentian Presiden ditinjau Dari Sistem Ketatanegaraan" bukan bertujuan menurunkan presiden di tengah pandemi virus corona.

Awal mula pengambilan tema melihat dari banyaknya isu di media sosial yang kecewa dengan Presiden Joko Widodo dalam menangani pandemi hingga ingin menurunkan presiden.

Melihat fenomena ini, pemikiran kritis mahasiswa muncul untuk membahas tentang bagaimana proses penurunan presiden dari perspektif teori ilmu hukum tata negara, hal ini dilakukan semata-mata untuk kepentingan akademis, bukan bertujuan menurunkan Jokowi. 

"Jadi arah diskusi kami ingin menjelaskan apa itu impeachment, pemecatan presiden dilihat dari sejarah ketatanegaraannya, dari pengertiannya dari perjalanan sejarahnya juga, terus impeachment di dalam konstitusi itu mekanismennya seperti apa, jadi hanya sebatas itu saja," kata Anugrah dalam diskusi di kanal Youtube Tempo, Minggu (31/5/2020).

Ratu Tiara


Komentar