Berita Hari Ini : Setelah UEA, Giliran Bahrain Berdamai Dengan Israel

(Newsteen) - Presiden Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Selasa, bergabung dengan menteri luar negeri Uni Emirat Arab dan Bahrain di Gedung Putih untuk menandai perjanjian normalisasi hubungan antara Israel dan kedua negara Arab.

Perjanjian yang disebut perjanjian Abraham tersebut akan "mengubah jalannya sejarah," dan menandai "fajar Timur Tengah yang baru," tambah Trump. 

"Perjanjian ini akan menjadi dasar untuk perdamaian komprehensif di seluruh wilayah, sesuatu yang diduga tidak mungkin, di zaman sekarang," kata Trump. "

Netanyahu menggambarkan itu sebagai "poros sejarah, fajar baru perdamaian."

Padahal sudah beberapa dekade, sebagian besar negara Arab memboikot Israel, bersikukuh bahwa normalisasi hubungan hanya akan dijalin setelah konflik Palestina diselesaikan.

Ratu Tiara

Komentar