Berita Hari Ini : Pemerintah Suntik Jiwasraya 22T, Rakyat Yang Bayar??

 

(Newsteen) - Komisi VI DPR RI mengadakan Rapat Kerja dengan Menteri BUMN Erick Thohir salah satunyamengenai permasalahan asuransi Jiwasraya.

Komisi VI DPR RI mendukung skema, konsep, dan timeline restrukturisasi dan penyelamatan polis Jiwasraya dan kebutuhan pendanaan yang dibutuhkan dari PMN (Penyertaan Modal Negara) pada UU APBN 2021 sekurang-kurangnya Rp. 12 triliun dari alokasi Rp. 20 triliun dan sesuai RAPBN 2022 sebesar Rp. 10 Triliun ditambah bunga surat utang, untuk pelunasan atas surat utang yang diterbitkan oleh BPUI Indonesia Financial Group (IFG) sebagai bridging di tahun 2021.

"Komisi VI meminta kepada Kementerian BUMN untuk mengawasi kinerja BUMN Asuransi dan Penjaminan dengan tetap menjaga "good governance" ungkap Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih saat memimpin Raker Komisi VI DPR RI dengan Menteri BUMN Erick Thohir, di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta pada Senin.

DPR juga berharap agar secepatnya dilaksanakan proses restrukturisasi dan mitigasi kemungkinan resiko yang akan terjadi.

Ratu Tiara


Komentar