Berita Hari Ini : 5 Kebiasaan Sederhana Hilangkan Stress!!

(Newsteen) - Badai stres mengintai selama pandemi berlangsung dan kekacauan politik yang terjadi berdampak negatif pada kesehatan kita.

Stres yang parah atau berkepanjangan dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, diabetes, depresi, penyakit Alzheimer, kanker, dan sebagainya.

Stres kronis dianggap berkontribusi pada peradangan di seluruh tubuh bersama dengan peningkatan kadar hormon kortisol. Berikut kebiasaan yang bisa Anda bentuk untuk bisa mengurangi stress :

1. Kurangi kafein

 

Kafein dalam jumlah tinggi dapat meningkatkan kadar kortisol dan meningkatkan efek stres pada tubuh,  jelas McKittrick.

Penting untuk memperhatikan bagaimana tubuh Anda bereaksi terhadap kafein; Anda mungkin perlu mengurangi atau mencoba teh herbal sebagai gantinya jika Anda merasa stres.

2. Menikmati hobi

Mungkin Anda bisa berlatih bermain alat musik, melukis, memasak, atau bermain dengan anak-anak Anda. 

"Saya pikir segala sesuatu yang bisa menjauhkan Anda dari kecemasan sangat membantu untuk menurunkan stres," kata Messer.

"Kuncinya adalah fokus pada apa yang Anda lakukan. Saya bermain piano, dan saya suka membuat kue dengan anak-anak saya ... dan (ketika saya terlibat dalam aktivitas ini), saya lupa tentang pandemi dan stresor kerja. "

 3. Mendengarkan musik

Memutar lagu favorit juga dapat mengurangi tingkat stres, menurut McKittrick.

Musik yang ceria dapat membantu meningkatkan suasana hati, sementara musik yang lebih pelan dapat membantu menenangkan pikiran, mengendurkan otot, dan melepaskan stres.  

 4. Meditasi

Menurut tinjauan sistematis 2017 dan meta-analisis 45 studi. Secara khusus, meditasi dapat membantu menurunkan kadar kortisol, tekanan darah, dan detak jantung. 

Latihan meditasi yang konsisten juga membantu kita merespons situasi stres dengan lebih baik, menurut Ellie Burrows Gluck, seorang guru meditasi Veda dan salah satu pendiri dan CEO MNDFL, sebuah studio meditasi di New York City.

Untuk bermeditasi, cukup berikan perhatian penuh pada napas Anda, tarik dan embuskan napas melalui hidung. Ketika pikiran Anda mulai berkelana, kembalilah fokus pada napas.

 5. Tidur yang cukup

 

Kurang tidur dapat meningkatkan stres, begitu pula sebaliknya, stres dapat menyebabkan kualitas tidur memburuk, yang pada akhirnya memperparah stres. 

Membidik tujuh hingga sembilan jam wktu tidur adalah kuncinya, karena membantu mengurangi kortisol dan beban adrenal Anda.

Jika Anda merasa membutuhkan dukungan tambahan, bertemu dengan psikolog tidur dapat membantu  membangun siklus tidur / bangun yang sehat, kata Messer.

Ratu Tiara

 

Komentar