Berita Hari Ini : Pembobol Bank BNI Dihukum 18 Tahun Penjara

(Newsteen) - Pengadilan Tipikor Jakarta memutuskan Maria Pauline Lumowa bersalah atas korupsi dan pencucian uang (24/5) serta menjatuhkan hukuman 18 tahun penjara atas kasus penggelapan bank tahun 2003.

Sempat melarikan diri ke luar negeri hingga pemerintah Serbia mengekstradisinya atas permintaan pihak berwenang di Jakarta.

Maria adalah tersangka pembobolan kas bank BNI cabang Kebayoran Baru lewat Letter of Credit (L/C) fiktif. Pada Oktober 2002 hingga Juli 2003, Bank BNI mengucurkan pinjaman senilai Rp. 1,7 Triliun dengan nilai kurs saat itu kepada PT. Gramarindo yang dimiliki Maria Pauline Lumowa dan Adrian Waworuntu. 

“Terdakwa dituntut hukuman penjara 18 tahun dan denda Rp 800 juta atau tambahan empat bulan penjara,” kata Hakim Ketua Saifudin Zuhri dalam persidangan.

Selain itu, majelis hakim memerintahkannya untuk membayar ganti rugi kepada negara sebesar Rp 185 miliar dalam waktu satu bulan setelah putusan bersalahnya berkekuatan hukum tetap.

Jika tidak, kekayaan pribadinya akan disita oleh kejaksaan negara.

Pejabat hukum mengatakan Maria ditangkap oleh Interpol pada Juli 2019 ketika ia berada di Serbia, berdasarkan red notice yang dikeluarkan pihak berwenang Indonesia pada Desember 2003.

Ekstradisi tersebut merupakan tindakan timbal balik yang dilakukan pemerintah Serbia setelah pihak berwenang di Indonesia sepakat mengekstradisi terpidana pencurian data Nikolo Iliev ke Serbia pada 2015.

Ratu Tiara

Komentar